Sunday, July 10, 2016

Diskusi Panel dan Sidang Komisi Siap Hadirkan Gagasan Perubahan Untuk Indonesia

Post oleh : Unknown | Rilis : 3:02 AM | Series :


Simposium internasional PPI Dunia ke-8 memliki 4 agenda utama, yaitu Dialog Interaktif, Diskusi Panel, Sidang Komisi serta Sidang dan LPJ PPI Dunia. Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 hari sejak tanggal 24 Juli hingga 27 Juli 2016. Sedang pada tanggal 28Juli, atau pada hari ke-lima,  rentetan kegiatan Simposium akan diakhiri dengan City Tour menjelajahi kota Kairo.

Diskusi Panel dan Sidang Komisi yang menjadi  inti dari Simposium Internasional (SI)  PPI Dunia, akan dilaksanakan pada hari ke-dua dan ke-tiga.  Pada diskusi ini, Tema SI  “Memperteguh Identitas  Bangsa”,  akan dilebur ke dalam empat bidang utama yaitu, Agama, Politik, Ekonomi serta Pendidikan dan Budaya.

Dalam bidang politik misalnya, Mahfud MD (Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi), J Kristiadi (Pakar Politik) dan Yudi Latif (Pakar Politik) akan memaparkan pengamatan dan gagasan mereka pada tema besar “Kedaulatan Bangsa dan Konsep Negara Besar”. Tema ini akan dibahas dalam diskusi yang akan berlangsung selama 2,5 jam melalui tiga materi utama yaitu, “Meneguhkan kembali Indentitas Negara Indoneisa, Melihat demokrasi Indonesia Hari Ini, dan yang terakhir, Memperkokoh Empat Pilar Kebangsaan : Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, UUD 45”. Dari diskusi ini nantinya akan ‘menelurkan’ poin-poin penting yang akan diajukan sebagai rekomendasi kepada pemerintah untuk membantu menyelesaikan permasalahan bangsa.

Adapun dalam bidang ekonomi, tema yang diangkat adalah “Memperjelas Sistem Perekonomian Indonesia”. Di bidang Agama “Agama dan Keutuhan Bangsa”, dan di bidang Pendidikan dan Budaya “Menjaga Integritas Bangsa Melalui Pendidikan dan Budaya Lokal”.

Dialog panel dan sidang komisi nantinya akan dilaksanakan  di Hotel Oasis  yang terletak di Giza. Sebanyak 100 pelajar Indonesia di Mesir memilki kesempatan untuk mengikuti  acara ini bersama sekitar 150 peserta lainnya dari ppi seluruh dunia serta perwakilan dari puluhan BEM di Indonesia.

google+

linkedin

Our Video