sicairo2016.com | Panitia SI PPI Dunia 2016 Kairo ibarat sebuah bahtera yang siap mengangkut penumpang. Dan ketua pelaksana kegiatan ini ibarat nahkoda yang akan memimpin bahtera hingga akhir serta menyuguhkan pelayanan terbaik kepada para penumpang.
Berikut adalah ulasan Imdad Azizi selaku ketua pelaksana Simposium Internasional PPI Dunia 2016 terkait berbagai persiapan, antusiasme panitia, serta harapan suksesnya acara ini.
Mungkin banyak pihak yang bertanya, kenapa PPMI Mesir yang harus menjadi tuan rumah SI PPI Dunia kali ini. Semua berangkat dari semangat dan keyakinan yang ada pada jiwa-jiwa muda kita. Semangat meraih ridho ilahi serta kita percaya bahwa kita mampu. Masisir (Mahasiswa Indonesia di Mesir) adalah komunitas dimana seluruh mahasiswa dan pelajar dituntut untuk cakap berorganisasi. Al-Azhar adalah corong organisasi kita. Bagaimana kampus yang telah berumur berabad-abad masih berdiri kokoh dengan mempertahankan sistem moderatnya. Maka kali ini saatnya kita unjuk gigi, kita percaya bahwa kita mampu, tunjukkan bahwa dari Masisir akan lahir pemimpin bangsa yang world class competent and grass root understanding.
Salah satu alasan mengangkat tema “Memperteguh Identitas Bangsa Indonesia” pada SI kali ini adalah karena Indonesia dengan beragam budaya dan bahasanya membuat kita percaya, betapa tanah air kita kaya akan sumber daya manusia. Namun, tanpa disadari juga bahwa di berbagai belahan negri masih terdapat banyak peristiwa yang mengiris keutuhan identitas bangsa di tengah derasnya arus peperangan ideologi. Peristiwa tersebut banyak terjadi di berbagai sektor kehidupan dan menimbulkan perpecahan, mulai dari segi politik, pendidikan, ekonomi, hingga budaya dan agama. Satu pihak menganggap bahwa standar 'kaum barat' lebih baik dan pantas diterapkan, pun pihak lain menjajaki kemungkinan 'kaum timur' jauh lebih berperan dan lebih mampu sebagai sampel perubahan masyarakat Indonesia yang memiliki cara pandang kenusantaraan yang khas dan pluralis, tentunya dalam menghadapi problematika umat untuk kemajuan bangsa dan negara.
Berangkat dari kenyataan diatas, Perhimpunan Pelajar Indonesia di luar negeri, di seluruh dunia, mencoba bergerak, menetapkan hati, merajut wacana serta gagasan dalam meniti sebuah solusi untuk bangsa.
Pada Simposium Internasional yang merupakan kali ke-8 ini, diangkatlah sebuah grand tema yang kelak akan dipecah menjadi lima pilar besar dari segi agama, pendidikan, politik, ekonomi, dan budaya. Dan hal ini sangat urgen, bukan hanya untuk mahasiswa Indonesia di luar negeri saja, bahkan untuk seluruh warga negara Indonesia.
Meskipun pembentukan dan pengeluaran SK kepanitiaan SI PPI Dunia 2016 sudah rampung dari jauh-jauh hari. Hal ini sama sekali tidak melunturkan semangat kerja panitia. Karena semangat bekerja panitia lahir bukan karena sebuah tekanan. Semangat lahir dari sebuah visi. Seluruh panitia memiliki visi yang sama. Sukseskan SI sebagai tugas pertama, dan harumkan nama mahasiswa Timur Tengah serta berikan solusi bagi kemajuan bangsa sebagai tujuan utama. Persamaan visi ini yang menghadirkan semangat bagi seluruh panitia SI PPI Dunia 2016 di Kairo.
Imdad Azizi
Ketua Pelaksana SI PPI Dunia 2016
